Coretan Dinding

"...kata Shakespeare apalah arti sebuah nama, tapi bagiku nama adalah doa. Indah Purnama; nama yang melambangkan eksistensi Tuhan. Karena-Nya aku masih melangkah mengarungi samudera ilahi tanpa batas, karena-Nya aku ada..."

Sabtu, Februari 25, 2012

Puzzle Kehidupan

Menutupi kegelisahan yang aku sendiri tak mampu memahaminya. Melangkah setapak, namun kalut itu masih ada. Terasa ruang ini begitu sempit. Padahal sebelumnya di sinilah tempatku menghilangkan jenuh hari-hariku, melepaskan penat dan gerutuan yang kudapati dalam melangkah. Kini, ia tak berarti apa-apa. Seolah ada tempat lain yang lebih nyaman bagiku. 

Hati ini memang gelisah, carut marut berpendar dalam kalut yang mendalam. Tak kenal dimensi, pun ruang dan waktu. Ibarat ruangan, hati ini tak beretalase. 

Hati ini memang gelisah, tapi tak ingin menghadap-Mu dalam kondisi seperti ini.

Mencoba menorehkan banyak cerita, menyampaikan pesan hati lewat tulisan. Pena ini tercoret tanpa arah, bertebaran imaji yang tak pasti dan tanpa makna. Namun, bagiku coretan itu begitu menyimpan makna. 

Ternyata aku tertidur dalam duniaku. Berkabung dalam kubangan yang tak jelas. Padahal semua itu hanya akan merusak puzzle-puzzle dalam hidupku. Hidup ini begitu indah, moment ini begitu bahagia, semua tidak akan terus menerus, semua takkan abadi, semua akan berjalan dengan jalannya masing-masing (baca: aal iz well). Olehnya, nikmati saja semua yang ada, toh kelak semua hanya akan jadi sejarah, entah tertinggal di short term memory atau long term memory

Jangan biarkan pendar-pendar pelangi harus pergi oleh mendung kelabu, sedang pelangi masih ingin bergelayut manja di sisi langit. Inilah sisi hidup dengan banyak serpihan warna, mungkin ada yang aku tak suka, namun disitulah lengkapnya. Tak ada satu pun yang lengkap tanpa deretan tingkatan itu. Ada baik tentu ada buruk, ada senang tentu ada duka, ada sukses tentu ada gagal. Itulah hidup! Enjoy you life! Rintangan bukan beban untuk mencapai sejatinya kesuksesan. Banyak jalan menuju roma. :-) 

Yang pasti, aku masih harus belajar, belajar memaknai semuanya, belajar merangkai sebuah pelangi walaupun di sana ada warna kelabu yang bernama mendung, harus banyak belajar bersabar untuk memahami, belajar bertahan walau ingin berucap. Finished yaa! :-) Berhentilah mengeluh! Mari mencari arti perjalanan ini, bersatu dengan hati mencari jawaban yang pasti. Teruslah bergerak! Langkah rayu merayu, tak segera nanti ia keburu layu. |=)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar