Coretan Dinding

"...kata Shakespeare apalah arti sebuah nama, tapi bagiku nama adalah doa. Indah Purnama; nama yang melambangkan eksistensi Tuhan. Karena-Nya aku masih melangkah mengarungi samudera ilahi tanpa batas, karena-Nya aku ada..."

Senin, Oktober 08, 2012

Belenggu yang Membawa Muara

Dalam diam teringat tentang sejuta kenangan indah. Meresap ke dalam jiwa tanpa harap bertepuk sebelah tangan. Namun, nyatanya tanpa mengharap secercah harapanpun, hal itu menjelma dalam wujud nyata. Entah aku yang terlalu perasa atau dirimukah yang memliki arti penting dalam hidupku. Entahlah!

Ketika jiwa memerlukan hati, ketika terjatuh dan membutuhkan tongkat, ketika itu kau tak ada. Mengapa tak lagi kau berikan bongkahan kesejukan dan semangat yang aku butuh. Salahkah bila namamu masih terukir rapi pada setiap celah, koridor, dan sekat hati?  Aku memang masih terpaut pada sosokmu yang pernah ku nilai sempurna. Tapi kini kesempurnaan itu hanya bayangan semu. Dan sosokmu yang kunilai sempurna telah dilenyapkan sekejap oleh kenyataan waktu..

Mengapa kuharus berbelut pada sosok yang belum tentu merasakan hal yang sama. Bukankah ini bodoh? Dan memang sekarang adalah waktunya untuk terbang, melanjutkan langkah yang penuh dengan warna pelangi. 

Jika memang setiap impianku telah ditakdirkan untuk tercapai walau tanpa kasihmu, kenapa tidak untuk membebaskan saja rasa ini dari belenggu. Tuhan akan memberikan jawaban lain atas doaku. Jalan masih panjang, mengapa harus kalut pada rasa yang tak peka. Cukup! Terima kasih, belenggu.. Kau meyakinkanku untuk melupakannya.

3 komentar:

  1. bebaskan hatimu dr belenggu kesempurnaan yg palsu...

    semangt!!!

    BalasHapus
  2. singkirkan belenggu itu segera. cari belenggu lain yang lebih sempurna, hehe

    BalasHapus
  3. . . yachhhhhh,, masa yg lagi ultah kok lagi dilanda belenggu gini. he..86x. epy bDay ya?!? . .

    BalasHapus