Coretan Dinding

"...kata Shakespeare apalah arti sebuah nama, tapi bagiku nama adalah doa. Indah Purnama; nama yang melambangkan eksistensi Tuhan. Karena-Nya aku masih melangkah mengarungi samudera ilahi tanpa batas, karena-Nya aku ada..."

Sabtu, Mei 12, 2012

Galau

Mentari hari ini harusnya dapat ku eja dengan sempurna, menikmati indah rindangnya embun sebelum mentari seutuhnya memanggang bumi. Tahukah kau, aku melewatkannya tanpa rasa. Entah pagi ini kemana jiwaku berlabu hingga menikmati pesona embun pagiku terasa kacau. Derai hawa embun pagi yang dinginnya biasa menyentuh kalbu terasa tak tersentuh sedikit pun. 
Tahukah kau jiwa ku kini berada dalam kegelisahan yang membahana, menimang tumpukan yang bertubi-tubi yang tingginya menghampiri gunung dan luasnya menghampiri samudera. Aku ingin bercerita tentang kegelisahan ku kini, tapi tak mampu ku membahasakannya. Secangkir kegelisahan itu ku namai galau. Dari dasar hati yang paling dalam ketahuilah bahwa aku berada dalam dilematis. Oh masa depan, seperti inikah yang namanya hidup dan perjuangan? Harapan yang terus ku pupuk (mungkin) mulai merapuk dan aku takut. 


Aku tahu, embun pagi yang terlewatkan tadi menertawai keadaanku yang kacau. Catatan harianku yang biasanya penuh dengan keriangan, kini terisi hiruk pikuk. Demi Tuhan, aku takut! Mentari, bakar dan bangkitkanlah bara mimpiku. Yakinkan aku bahwa aku pasti bisa! Aku yakin, kegalauanku akan didengar dan diterjemah Tuhan sesegera karena aku tahu God alyaws listening and understanding. :-) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar