Coretan Dinding

"...kata Shakespeare apalah arti sebuah nama, tapi bagiku nama adalah doa. Indah Purnama; nama yang melambangkan eksistensi Tuhan. Karena-Nya aku masih melangkah mengarungi samudera ilahi tanpa batas, karena-Nya aku ada..."

Rabu, Juli 18, 2012

Aku yang Tersakiti Karenamu

Kurangkai kata dalam detak gelisah. Pelipisku mulai berkerut. Mutiara mulai bercucuran dari pelupuk mataku. Mungkin ini adalah air mata masam yang sesungguhnya. Tangis ini sungguh dari dasar hati yang paling dalam. Aku hampir tak sanggup. 

Lihat, ini kesekian kalinya kau membuatku sakit. Tapi baru kali ini benar-benar sakitnya tak terperi. Hampir saja kau membuatku absurd seutuhnya dan sempurna. Apa ini yang namanya sayang? Sakit ini mulai meronta. Ku rasa kau tetap tak peduli. Sakit ini terus bermuara. Tetap saja kau hiatus. Diam dengan wajahmu yang tak tumpul, matamu yang tajam, dan kali ini menikamku secara terang-terangan dengan caramu yang sangat khas.

Kian ku tepis sakit ini. Semakin menelup ke dasar hati yang teramat dalam. Dalam teramat dalam. Jam berdetak kencang tak peduli dengan keadaanku. Darah mengucur deras dan air mataku ibarat air mancur yang terus mengukur. Jam dinding itu ikut hiatus. Sama sepertimu. Karena kutahu kau dan jam dinding tak jauh berbeda. Sama-sama tak berperikemanuasiaan. Sama-sama ciptaan-Nya yang tak bernyawa. Ya, kau adalah pisau. Ah kau telah menggoreskan luka di telunjukku. Sakit. :'D

23 komentar:

  1. jangan lupa di plester ya, qkqkqk...

    BalasHapus
  2. jadi ikut sedih,,,,,
    cinta kepada manusia atau benda yang terlalu berlebihan itu nggak baik kata pak ustat,,he he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiah, Bang, ini bukan tentang cinta. Ini keiris pisau pisau pisau, Bang. Hehe :'D

      Hapus
  3. Ciee, curcol nih.
    Yaa, yg namanya berharap pada manusia, harus siap2 kecewa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiaaaaaaaaah kenapa larinya ke manuasia yaa, ini tentang aku yang tersakiti oleh pisau, Nis! Haha -__- Yasudahlah.. Thanks pencerahannya^_^

      Hapus
  4. benar itu apa kata ninis, yang berharap pada manusia siap2 kecewa, karena manusia itu gudang mengecewakan. Never ever give up indah. Semangatt ... oia selamat menunaikan ibadah puasa ya ... dan maaf baru bisa kunjung :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Njee, Mas/Mba'. :-) Thanks a lot.. Tapi postinganku ini bukan tetang manusia loh. :-) Marhaban ya Ramadhan, maaf lahir batin!

      Hapus
  5. waduh melukai diri sendiri ya...

    hmm ceritanya bagus :), tapi kenapa di akhirnya ada emo nyengir? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Kak..
      Hehe iya, kan lukanya Indah nikmatin kak jadi emotnya ngegir tapi sebenarnya pedih :D -_-

      Hapus
    2. oooo begituuuu, baiklah hehe

      Hapus
  6. Balasan
    1. Banget, Dek. Hehe tapi keep enjoying aja. -__- Hehe

      Hapus
  7. untung di telunjuk saja. tidak begitu sakit kan.. bersyukur tidak melukai pangkal leher atau ulu hati kan...
    harus bersyukur.

    BalasHapus
  8. "Too much will kill you" dari Queen bisa jadi terjadi. Luka hati karena kata kata dimana lagi cari obatnya. Ini kata orang loh

    BalasHapus
  9. Diam dengan wajahmu yang tak tumpul,...nice word :)

    BalasHapus
  10. Laa tahzan, Indah ^^

    BalasHapus
  11. hahhaa hiperbola. Alamaak aku ketipu. Kupikir ini cerita patah hati gitu, wew, hebat!

    BalasHapus
  12. "tidaklah seorang mu'min tertimpa musibah, tertusuk duri atau lebih dari itu kecuali dengannya, Allah akan Menghapus dosa2nya" (Riwayat Bukhari)

    BalasHapus
  13. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    nikmatilah hidupmu agar kamu tidak merasa bosan dalam setiap keadaan.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus