Coretan Dinding

"...kata Shakespeare apalah arti sebuah nama, tapi bagiku nama adalah doa. Indah Purnama; nama yang melambangkan eksistensi Tuhan. Karena-Nya aku masih melangkah mengarungi samudera ilahi tanpa batas, karena-Nya aku ada..."

Kamis, Maret 29, 2012

Perbedaan Adalah Anugerah

Menjadi manusia lentur, mampu bersahabat dengan semua pihak, dan memaklumi keterbatasan berpikir dan bertindak setiap orang, bukanlah perkara mudah. Namun, kita harus sadar bahwa perbedaan adalah anugerah dan karunia dari-Nya, bahwa sesuatu yang seragam adalah hanya fatamorgana dan bunga kehidupan. 

Memaksakan pendapat orang yang satu dengan yang lain untuk seragam hanyalah pemaksaan yang dapat merusak tatanan dan harmoni yang telah diatur Tuhan. Kadang , aku memilih untuk diam. Memerhatikan gerak-gerik sekitar dan siap menerima. 

Di dalam diri yang  dinamis ini, terdapat jiwa yang penuh dengan vitalitas untuk mengembarai setiap fase kehidupan. Setiap zona yang penuh dengan Teka-teki Silang, mencari alpabet yang tepat untuk menyeleraskan kotak yang satu dan lainnya agar membentuk kata yang selaras dan tidak rumpang. Namun, masih saja ku jumpai satu dua tiga insan bahkan tak hingga yang sulit menerima dan menyelaraskan . Mereka yang menjunjung tinggi keakuan, ego, kesombongan, dan keserakahan. Hingar bingar kehidupan yang kadang membuatku muak [aku tak dapat membahasakan bagaimana persis rasa itu, karena hanya mampu digambarkan oleh rasa pula, tak mungkin dapat terlukiskan oleh bahasa verbal].

Tuhan telah menghadirkan berbagai pertanda bahwa tak satu pun yang sama di dunia ini, bahwa selalu ada dualisme dan tunggal hanyalah milik-Nya. Tuhan memberi kita perasaan agar peka, memberi sebongkah jiwa dan kalbu agar saling mengasihi, mencintai, dan menyayangi dalam perbedaan.  Tuhan menciptakan sela-sela di antara jari manusia agar saling mengisi kekosongan dalam satu ikatan. Andai kata dunia ini adalah keseragaman, maka kekosongan mengisi kekosongan, tak aka ada yang namanya proton, electron, dan neutron, dan setiap petikan dan gesekan  adalah sama [tak akan tecipta nada pun ritme].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar